![]() |
Mahasiswa dan Pengurus JMSI Kampar Melakukan Halal Bihalal di Aula Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar. (30/04) |
Kampar - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Kampar Melakukan Halal Bihalal di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar, puluhan mahasiswa dan pengurus terlihat serius memdengar tausyiah Muhammad Ansar. (30/04)
Dalam kegiatan halal bihalal tahun 1445 H/2024 M ini JMSI Kabupaten Kampar mengangkat tema "Dengan Semangat Kebersamaan, Kita Jalin Silaturahmi Dalam Pengabdian JMSI Untuk Pembangunan Negeri".
Untuk menciptakan pemimpin yang berakhlakul karima dan terwujudnya negeri serambi mekahnya riau JMSI akan melakukan perimbangan pemberitaan.
"Tidak menutup kemungkinan akan ada nantinya media kita akan diajak kerjasama oleh para oknum bakal calon bupati, oleh sebab itu kegiatan ini merupakan pendalaman ilmu bagi anggota", Pungkas Ketua JMSI Kampar Adi Jondri Putra.
Tampak hadir Pemerintah Kabupaten Kampar Kepala Dinas Komunikasi dan Persandian Kabupaten Kampar Irwan AR, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar Yulisman, Kabid Kominfo Salmi Hadi, Komisioner KPU Kabupaten Kampar Imelda, Serta para generasi perubahan atau mahasiswa dari berbagai kampus yang ada di Kabupaten Kampar.
Tak hanya disitu saja, JMSI juga mengundang penceramah yang tak lain adalah Ketua Komisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kabupaten Kampar Muhammad Ansar.
"Sengaja mengundang ustadz dari politik karena sebentar lagi kita menghadapi Pemilihan Kepala Daerah, dan kepada keluarga besar JMSI kita berharap selalu memberitakan pemberitaan yang berimbang dalam menghadapi Pilkada", Ucap pria yang akrab disapa Ajep itu.
Dari pantauan marwahriau.com tausyiah akan diisi oleh Ustadz Muhammad Ansar Ketua Komisi Partai Persatuan Pembangunan DPRD Kabupaten Kampar.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar Yuli Usman dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh JMSI.
"Berita yang terpercaya dan teruji dan ketika dalam menyampaikan sesuatu tidak boleh di ekpos langsung mesti dilakukan peninjauan ulang, kerana dalam penayangan nantinya akan dibaca oleh banyak orang dan jangan sampai merugikan pihak-pihak tertentu", Pungkas Yuli Usman.
"Dalam memajukan Kampar kedepan kita harus bersinergi dalam mewujudkan Kabupaten Kampar yang semakin melaju, karena dengan sendiri kita bukan apa-apa", Tutupnya.