-->

Notification

×

Kategori Berita

CARI BERITA

Iklan

Iklan


Iklan



Gelar FGD, Pemutakhiran Data Daerah Perbatasan Kedepannya Harus Lebih Maksimal

| Jumat, Februari 21, 2025 WIB | Last Updated 2025-02-21T13:58:08Z



Kampar - Setelah dilakukan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih oleh presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di istana negara, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kampar gelar Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Laporan Evaluasi Pemilihan Umum 2024 di Aula KPU Kampar. (21/02) 


Dalam FGD kali ini KPU Kabupaten Kampar mendatangkan Moderator dari Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Qasim (UIN Suska) Riau, Muammar Alkhadafi Dosen Administrasi Publik. 


Ia menyebutkan pemutakhiran data pemilih pada daerah perbatasan harus lebih maksimal karena merupakan daerah pelimpahan. 


"Yang menjadi tantangan terbesar KPU Kampar adalah pemutakhiran data pemilih pada daerah perbatasan seperti kecamatan tambang harus menjadi atensi", Katanya.


"Ini disebabkan Kecamatan Tambang merupakan daerah pelimpahan dari Kota madya Pekanbaru, sehingga isu ini sangat penting dibicarakan," ujarnya.


Sementara itu, Plh. Ketua KPU Kabupaten Kampar Muhibuddin Ahmad menyampaikan apresiasinya kepada seluruh masyarakat dan stakeholder terkait karena kesuksesan pemilu. 


"terima kasih kepada masyarakat Kampar, dan seluruh stakeholder terkait serta awak media yang telah membantu kinerja KPU Kampar selama masa penyelenggaraan pemilihan berlangsung", Ucap Muhibuddin. 


Karena pemilihan telah selesai dan ia juga mengajak seluruhnya untuk bersatu kembali membangun persepsi guna kampar yang lebih baik. 


“Mari sama-sama kita sambut pemimpin baru, apabila ada perselisihan mari kita kembali bersatu untuk Kabupaten Kampar lebih baik,” ajak Muhibuddin.


Seperti diketahui, partisipasi pemilih Kabupaten Kampar pada Pilkada Serentak Tahun 2024 mengalami peningkatan dibandingkan pilkada tahun 2018 yang sebelumnya 57% menjadi 61,46%, dan dari 12 Kabupaten/Kota yang ada di Riau Kabupaten Kampar menempati nomor urut Empat dalam partisipasi kehadiran pemilih terbanyak, Kota Pekanbaru menjadi terendah, serta partisipasi kehadiran pemilih terbanyak yakni Kabupaten Kuantan Singingi dengan persentase pemilih mencapai 76,76 Persen.